Editor's PickHighlightsReaksi 212Sosial

[VIDEO] Hari Ke 5 & 6, REAKSI 212 Mulai Proses Pengeboran Sumur Bor di Ponpes Darul Muta’alimin

Aceh Tamiang, Aceh — 29–30 Desember 2025

Memasuki hari ke-5 dan ke-6 aksi kemanusiaan di Aceh Tamiang, Tim Relawan REAKSI 212 melanjutkan program pemulihan jangka panjang melalui pembuatan sumur bor wakaf di Pesantren Darul Muta’alimin, Desa Bukit Panjang, Kecamatan Manapak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Proses pembuatan sumur bor wakaf ini dibuka secara perdana oleh Ketua DTP Persada 212 Aceh, Tengku Khairul Rijal, sebagai bentuk komitmen Persada 212 dalam menghadirkan solusi air bersih berkelanjutan bagi lembaga pendidikan Islam dan masyarakat sekitar pascabencana.

Pengeboran dimulai pada 29 Desember 2025 dan dilanjutkan pada 30 Desember 2025, dengan harapan sumur bor ini dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih santri dan lingkungan pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Verry Koestanto, selaku Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan DTN Persada 212, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur dan muwakif yang telah mempercayakan amanah wakafnya kepada DTN Persada 212. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk terus mendukung dan memperkuat program Wakaf Sumur Bor sebagai bentuk amal jariyah yang manfaatnya berkelanjutan.

Program wakaf sumur bor ini diharapkan menjadi bagian dari solusi pemulihan pascabencana sekaligus penguatan sarana ibadah dan pendidikan Islam di wilayah terdampak.

Mari Dukung Program Wakaf Sumur Bor DTN Persada 212

DTN Persada 212 membuka kesempatan bagi para donatur dan muwakif untuk turut ambil bagian dalam program wakaf sumur bor yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Salurkan wakaf dan donasi melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 733.7277.033
a.n. Relawan Aksi 212

Konfirmasi Wakaf/Donasi:
📞 0896 8300 8808
Ust. Eddy Kurniadi
(Ketua Divisi Kemanusiaan DTN Persada 212)

Semoga setiap wakaf dan donasi yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta membawa keberkahan bagi para muwakif dan masyarakat penerima manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *